Mengantarkan istri pergi kepasar merupakan pekerjaan saya sehari-hari untuk beberapa bulan belakangan ini. saya harus menjadi suami siaga, karena perut istri yang mulai membuncit mengandung calon anak perempuan saya.
Begitupula hari ini, Hari Minggu yang santai dengan cuaca yang tidak begitu panas ataupun mendung membuat saya semangat pergi ke pasar. Teringat dengan janji mbak dian (wartawati Koran lokal Tribun Pontianak) yang sudah mewawancarai kami dan akan memuat tulisan nya tentang Borneo Blogger Community di koran Tribun Pontianak pada Rubrik Youngster hari ini, saya pun tak lelah menoleh kesana kemari mencari loper koran sepanjang jalan di pesisir sungai jawi. Biasanya di depan Pasar Ibu ada seorang tukang parkir yang sekaligus menjadi loper Koran, tapi hari ini dia tidak ada. Aku harus jalan terus mencari tempat lain. akhirnya nemu loper koran yang sekalian jualan bensin eceran.
Koran Tribun Pontianak nya tinggal satu!!, walaupun terlihat sudah agak kucel seperti pernah dibaca orang sebelumnya, tapi tak masalah. Istri saya langsung dengan antusias mengeluarkan selembar uang seribu Rupiah dan memberikan ke orang yang menjual koran tersebut. continue reading…




