Masih banyak orang yang salah membaca kata “pedhet”, namun saya maklum, karena ini adalah bahasa ibu, alias bahasa daerah terutama dari jawa sono.
Cara membaca kata “pedhet” yang benar adalah; pada huruf “e” pertama (setelah “p”) pada kata “pedhet”, dibaca seperti membaca “e” pada kata “peyeum“. sedangkan huruf “e” yang kedua (setelah “h”), dibaca seperti kata “televisi”, namun disini diberikan tekanan “H”. kita harus pandai membedakan kata jauh dan jau. oleh karena itu penulisan pedhet menggunakan “H” dengan gaya bahasa orang jawa.
mengapa ini saya buat tersendiri? soalnya ada orang yang membacanya pendet, ada yang membacanya pedet (dengan huruf “e” pertama dan kedua sama-sama dengan suara “e” seperti membaca kata “televisi”.
WhyPedhet?
banyak yang bertanya mengapa aku selalu menggunakan “Pedhet”. disini kuuraikan alasanku mengapa menggunakan Pedhet.
Pedhet itu unik. jarang yang menggunakan kata “Pedhet” sehingga mudah untuk mengidentifikasikannya dengan mudah. Aku mau orang gampang utk mencariku, misalnya dengan mengetikkan “pedhet” di mesin pencari seperti google atau yahoo.
masih jarang sekali orang yang menggunakan istilah Pedhet, karena kata “Pedhet” adalah istilah yang aku ambil dari bahasa jawa yang artinya adalah anak sapi. tidak seperti hal nya superman, batman, robin hood, heman dan lain sebagainya, banyak sekali orang menggunakan nya. saking banyak yang menggunakannya, misalnya seperti robin hood, maka supaya tetep bisa menggunakan nama itu ada yang menuliskan r0b1n h00d dan pemodelan lainnya.





Comments
Leave a comment Trackback