Antara “gerojogan sewu” dan Jogjakarta
terlintas di dalam anganku untuk kembali kesana
bersama teman-teman akrabmu
terbayang ketika ku tersandar di bahumu yang kokoh tiada mengenal lelah
sambil menunggu sampai di dalam bis tua yang sesak penuh penumpang dari sore hingga datangnya malam. tak jemu kau menghiburku selalu di dalam perjalanan itu
:Heryudi
Masih ingatkah kau atas kenangan itu?
berjalan susuri jalanan yang menanjak di perbukitan
berlalu lalang monyet-monyet nakal di sekeliling kita
dingin…
kita rendamkan tubuh ke dalam kolam yang begitu dingin sehingga kita menggigil kedinginan
masih lekat di otakku kenangan-kenangan persahabatan kita di waktu itu
sahabat, … jangan lupakan aku
pontianak, 11 November 2002