Freddy Hernawan

Sebuah catatan perjalanan panjang

Browsing Posts in Jalan-Jalan

Salah satu Hobby saya adalah makan, hmm Yummy. kalau dah disuruh makan, saya paling seneng, jadi harap maklum yak belakangan badan saya melar, wwakakaka.

Ngomong-ngomong soal makan, saya biasanya suka jalan-jalan cari jajanan di sekitar kota Pontianak. Nah, karena beberapa hari yang lalu pernah dikasih tahu sama temen istri kalau ada tempat jajanan yang enak, yaitu di Mie Ayam Barokah, simpang jalan Pancasila.

Mie Ayam barokah2

continue reading…

Beberapa hari kemudian saya bakal jarang Online. Hal ini disebabkan karena koneksi Internet di rumah saya (jaringan RT RW NET) suka bermasalah (nggak bisa sharing ke laptop). nggak tahu kapan bisa berjalan dengan normal kembali.

Untuk modem Flash dan kartu halo nya akan dibawa oleh ayah saya ke kota singkawang buat online dari sana.

Duh, rasanya nggak bernafas nih nggak ada internet :( (

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada pihak panitia dan KPU kota Pontianak, karena telah mempercayai dan mengundang kami selaku salah satu komunitas IT di Pontianak, yaitu BorneoBlogger dalam acara Launching Situs Pilwako kota Pontianak.

Suatu kehormatan bagi kami komunitas BorneoBlogger karena telah diundang dalam acara peluncuran website pilwako Pontianak.

Launching Website Resmi Pilwako Pontianak 2008 di Cafe Corner Pontianak

Judul

Dalam acara ini dihadiri oleh Viryan Azis (mewakili admin situs KPU dan juga warga Borneoblogger), Hefni Supardi (ketua KPU Pontianak) dan Sujadi

pembawaacara

continue reading…

Kemaren saya pulang kampung. Pulang ke rumah mertua, orang tua istri saya. Nama kampungnya, kampung Arang. Kalau dari rumah saya, tidak begitu jauh sih, cuma 21 Kilometer saja (dihitung dengan speedo meter sepeda motor). Sekitar 1/2 jam perjalanan dengan kecepatan rata-rata 60 Km/jam.

Dulu kampung itu adalah bagian dari kabupaten Pontianak, Mempawah, Kalimantan Barat. Berseberangan dengan Kotamadya Pontianak. Sekarang, kampung itu sudah bukan lagi bagian dari kabupaten Pontianak. Tetapi tergabung dalam Kabupaten baru yaitu Kubu Raya.

continue reading…

Tadi malam, sekitar pukul 7.10 merupakan malam yang penuh dengan “experience” bagi saya, walaupun cuaca tak mendukung secara penuh, hujan rintik dan lama-lama menjadi lebat.

Acara pertemuan itu dimulai dengan pertemuan saya dan Bang Yaser Syaifudin yang sudah menunggu di lobby hotel KINI. kami bersalaman dan bicara ala kadarnya bak pegawai kelas tinggi. di sela-sela perbincangan itu, kemudian datanglah pemimpin redaksi Borneo tribune, Nur Iskandar.

Nuris

Bang Is (panggilan buat bang Nur Iskandar) lalu mengajak kami untuk segera masuk ke ruangan yang lebih santai lagi, Cafe nya Hotel kini. jujur saja, sudah bertahun-tahun di pontianak, tapi baru itulah saya menjejakkan kaki dan masuk ke dalam hotel kini. *Duh sepok nye*.

Setelah duduk, memesan makanan dan minuman kami ngobrol-ngobrol santai biasa saja.

Di dalam obrolan itu, Bang Yaser sempat melontarkan kalimat “bang Is nih pemred nye merakyat, kalau pemred yang lain didatangin, kalau yang ini datang langsung”, sambil senyum-senyum bang is di puji demikian. Tapi memang saya perhatikan bang Is, orangnya low profile, santai dan nyaman diajak bicara. continue reading…

Setelah beberapa bulan (sekitar 3 bulan) harus menunggu keadaan keuangan yang bermasalah, dan keadaan batin (ini panjang ceritanya dan bukan konsumsi public. Pokoknya saya pertama beli laptop ketipu ama yang jual) yang juga bermasalah, akhirnya laptop yang di nanti-nantikan masuk ke genggaman tangan, walo belinya dengan orang lain. continue reading…

Jumat kemaren, tgl 28 September 2007 saya dan istri pergi ke rumah mertua alias orang tua istri yang bertempat di wonodadi II, kampung Arang. waktu itu akan menjelang magrib dan kami sedang berpuasa. jd agak sedikit tergesa-gesa untuk sampai ke tujuan, supaya bisa berbuka puasa sama-sama dengan keluarga disana. continue reading…

Sebenarnya di bulan puasa ini saya ingin sekali menuliskan cerita-cerita tentang apa yang menjadi ciri khas di kotaku (Pontianak) pada saat bulan ramadhan tiba. misalnya menuliskan cerita makanan tradisional(?) sotong pangkong dan meriam karbit yang gedenya seperti tiang di masjid atau sebesar pohon. sayangnya saya nggak punya camera buat mengambil gambarnya, dan tentu akan menjadi basbang.

untuk diketahui, sotong adalah cumi-cumi. sedangkan pangkong adalah pangkung atau pukul. cara menyajikan makanan ini adalah dengan membakar cumi-cumi kering (yang sudah dijemur), setelah panas dan lembut baru cumi-cumi atau sotong tersebut dipukul-pukul dengan palu sampai lembut dan mirip seperti rambut rambut. kemudian dimakan dengan adonan sambal yang spesial. enak nya minta ampun :)

continue reading…

Sudah lama sekali saya mencari plugin Advance toolbar untuk wordpress saya ini. gambarnya seperti ini:

 

hari ini saya iseng aja ngetik kata kunci di google dengan kata kunci “advance toolbar wordpress” akhirnya muncul beberapa link. nah dari urutan kedua beberapa link yang ditampilkan tersebut saya klik akhirnya menuju ke wordpress plugin advance. download, unzip, dan upload ke website. akhirnya sekarang saya sudah punya advance toolbar. thx to google.