Tadi malam, sekitar pukul 7.10 merupakan malam yang penuh dengan “experience” bagi saya, walaupun cuaca tak mendukung secara penuh, hujan rintik dan lama-lama menjadi lebat.
Acara pertemuan itu dimulai dengan pertemuan saya dan Bang Yaser Syaifudin yang sudah menunggu di lobby hotel KINI. kami bersalaman dan bicara ala kadarnya bak pegawai kelas tinggi. di sela-sela perbincangan itu, kemudian datanglah pemimpin redaksi Borneo tribune, Nur Iskandar.

Bang Is (panggilan buat bang Nur Iskandar) lalu mengajak kami untuk segera masuk ke ruangan yang lebih santai lagi, Cafe nya Hotel kini. jujur saja, sudah bertahun-tahun di pontianak, tapi baru itulah saya menjejakkan kaki dan masuk ke dalam hotel kini. *Duh sepok nye*.
Setelah duduk, memesan makanan dan minuman kami ngobrol-ngobrol santai biasa saja.
Di dalam obrolan itu, Bang Yaser sempat melontarkan kalimat “bang Is nih pemred nye merakyat, kalau pemred yang lain didatangin, kalau yang ini datang langsung”, sambil senyum-senyum bang is di puji demikian. Tapi memang saya perhatikan bang Is, orangnya low profile, santai dan nyaman diajak bicara. continue reading…