Konsep
Sebelumnya saya mau cerita dulu. pada prinsipnya kalau kita buka sebuah email via web, setelah seluruh tulisan ditampilkan, maka tidak ada lagi aliran data dari server menuju komputer client (komputer kita), kecuali kita menekan salah satu link lainnya. Nah, ketika kita membaca email tsb, sebenarnya data sudah ada didalam komputer. sedangkan system diwarnet adalah pembayaran menurut waktu, bukan berdasarkan jumlah data yang kita terima/download. Dengan demikian kita cukup menyimpan data yang kita download, kemudian membacanya di rumah atau tempat lain yang tidak mengeluarkan uang jika kita berlama-lama membaca email tersebut. Inilah dasar awal dari pemikiran “Cara hemat mengirim dan menerima email murah”. atau jika yang menggunakan dial up, setelah data email diterima, tutup saja saluran telp, sehingga tidak perlu membayar tagihan pulsa, ketika kita sedang membaca email (membaca tidak memerlukan aliran data, karena hubungannya adalah dari manusia ke komputer). atau istilahnya secara offline.
POP MAIL dan Email Client
pemikiran lebih lanjut, “bagaimana jika email yang kita terima
berjumlah banyak (ikut milist mungkin)?”
repot sekali jika membukanya (download dan loading) satu persatu kemudian menyimpannya dlm bentuk halaman-halaman. iya!, repot sekali. nah, dgn adanya fasilitas “Pop mail“, maka data email kita dapat kita download (belum di buka) dgn menggunakan “email client” dari server menuju ke komputer kita. email client adalah program pembantu untuk melaksanakan segala kegiatan e-mail (meneria, menulis, mengirimkan dll menggunakan program ini). contoh program email client adalah Outlook express, The bat dan msh byk email client yang ada.
Email client menyimpan data hasil download email kedalam sebuah file tertentu, tergantung dari masing-masing email client. disini saya menggunakan email client Outlook express (disingkat OE) untuk mengakses email, maka file datanya adalah *.dbx. Mengapa saya menggunakan Outlook Express? karena diwarnet atau kantor selalu tersedia, karena satu paket dengan internet explorer (yang banyak digunakan pd warnet di Indonesia).
Oke, Mari kita mulai
Setelah kita melakukan setting pada Outlook Express dan mendownload email dengan menekan tombol
;
Untuk diketahui, alamat data isi email pada OE secara default adalah :
C:\WINDOWS\Application Data\Identities\{ bla bla angka
angka }\Microsoft\Outlook Express
(* alamat folder data Outlook Express dapat kita pindahkan ke alamat folder lain sesuai keinginan kita)
Folder inbox, maka data disimpan pada inbox.dbx, folder data outbox,
maka disimpan di outbox.dbx. intinya, setiap data yang ada di OE, extensi filenya adalah dbx.
jika susah dan sulit mencarinya (file Inbox.dbx) , bisa dengan fasilitas “search” atau “find” (windows Key+F) pd window, sehingga kita dapat dengan mudah menemukannya.
Setelah kita menemukan file yang kita cari, kita ambil (copy) inbox.dbx nya (masukkan kedalam disket atau flash disk) untuk kita pindahkan ke komputer lain.
Setelah sampai di rumah
Dengan meletakkan data inbox.dbx ke alamat yang diakui oleh OE di tempat yang baru.
Sekarang, jika kita membuka OE pd tempat yang baru (misal di rumah kita), kita akan melihat isi email yang tadi kita download.





Comments
Leave a comment Trackback